Sabtu, 22 Maret 2014

teori vygotsky


Pengalaman Pribadi yang Berkaitan dengan Teori Vygotsky

                                      Kelompok 11:
1.      Ahmad Yusuf Tamin
2.      Muhammad Fahruq
3.      Juliani Sapitri Hasibuan
4.      Renita Napitupulu
5.      Khairunnisa Azhari

Teori belajar Scaffolding yang dicetuskan oleh Vygotsky berdasarkan pengalaman saya ialah ketika saya berada dikelas 1 SD,ketika guru saya mengajarkan cara menulis.Pada awalnya guru saya mengajarkan cara memegang pensil, kemudian guru saya memegang tangan saya ketika hendak menuliskan sesuatu ke atas kertas,kemudian menyuruh saya menuliskan sendiri dan hingga akhirnya saya terbiasa sendiri untuk menulis.Contoh lainnya ialah ketika adik saya ingin belajar memakai laptop untuk bisa membuka facebook. Pada awalnya, saya terus menerus berada di sampingnya dan mengajarkannya untuk menyalakan komputer, log in ke facebook memencet-mencetkan tombol sambil menunjukkan cara-caranya kepada adik saya. Secara bertahap, saya tidak menolongnya dalam menyalakan dan mematikan laptop. Kemudian dalam membuka facebook masih saya tolong. Lalu saya mulai membiarkannya mencoba untuk menyalakan, mematikan, dan log in ke facebook tanpa bantuan saya. Dan pada akhirnya saya tidak akan menolongnya lagi. Dengan demikian, lama-kelamaan adik saya bisa menggunakan laptop dan membuka facebook tanpa bantuan saya lagi.
Teori zone of proximal development yang di kemukakan vygotsky sangat sering terjadi dalam kehidupan saya,ketika saya tidak dapat memecahkan suatu masalah yang terlalu rumit untuk dipecahkan sendiri,contohnya selama saya mengikuti pendidikan mulai dari TK sampai kuliah seperti saat ini,ketika saya disuruh untuk mengerjakan suatu soal yang rumit dan tidak dapat saya pecahkan sendiri,saya akan meminta bantuan kakak,atau teman saya yang lebih mengerti tentang persoalan tersebut agar masalah atau soal yang saya terima dapat terselesaikan dengan cepat.Ketika saya duduk di  kelas 2 SMP,ada seorang teman saya yang sangat kesulitan untuk mengerjakan soal matematika yang diberikan oleh guru matematika,pada waktu itu saya disuru oleh guru tersebut untuk memberikan bantuan kepada teman saya ,dan setelah saya kasih solusi dan memberikan penjelasan mengenai soal tersebut,akhirnya dia dapat memahami dan menyelesaikan tugas matematika tersebut dengan baik.
Pada saat kuliah,saya dituntut untuk mampu menyelesaikan masalah dengan cara berkelompok,ketika dosen memberikan suatu topik permasalahan kami dituntut untuk berdiskusi dan saling mengeluarkan pendapat mengenai topik tersebut untuk dapat menyelesaikan tugas yang diberikan,ketika ada suatu permasalahan yang sangat sulit untuk dipecahkan, kami akan saling membantu dan mencari solusi,dan apabila kami tidak mampu memecahkan masalah tersebut kami akan meminta bantuan kepada teman yang lain atau kepada dosen pengampu,hingga akhirnya kami benar-benar memahami hal tersebut dan dapat menyelesaikan topik dengan sebaik-baiknya.
Ketika kecil saya diajarkan berbicara oleh kedua orangtua dan orang-orang disekitar saya,saya diajarkan berbicara huruf demi huruf dan kata demi kata,seiring bertambahnya usia, saya mulai berinteraksi dengan orang-orang yang berada di sekitar saya dengan bahasa yang diajarkan oleh orangtua saya sejak kecil,saya berinteraksi dan menyampaikan segala sesuatunya dengan berbahasa,pada saat-saat tertentu saya tidak hanya menggunakan bahasa untuk berinteraksi atau berbicara dengan orang di lingkungan sekitar saya,namun terkadang saya juga berbicara dengan diri saya sendiri (inner speech),contohnya ketika saya melakukan suatu kesalahan,saya terkadang menyesal telah melakukan kesalahan itu dan berbicara kepada diri sendiri misalnya “kenapa aku melakukan itu?”, “bagaimana nanti kalo aku ketahuan?”,dan ketika saya senang atau ingin memperoleh sesuatu,saya juga sering berbicara dengan diri sendiri,misalnya “aku harus bisa !!”,”kamu harus memperolehnya !” dan lain sebagainya.Hal ini juga merupakan suatu cara untuk mengembangkan diri sendiri dan mampu mengevaluasi diri sendiri untuk menuju kepada hidup yang lebih baik lagi.




thank you :)
           

Tidak ada komentar:

Posting Komentar